Jumat, 13 April 2012

Bored

It has been a pleasant month for April, yet, I have accomplished several goals that I promised to myself. Yes, this is the month that really emotional for me. I started to feel that everyone is important in my life, and  I still worry how do I say goodbye to them. Like how ? It's been confusing me. Most of my friends decided to take me somewhere before summer. Sounds good, right ? But then, I always look up on my calender, It's getting closer to the time I will back. Yesterday, Mom received a Mail from AFS Northern Illinois about my departure confirmation, well, it has decided that AFSers flight back to their countries is at June 26th, which is so pathetic, because it's one day before my birthday ! :(

I value my hostfamily more than anything, Mom has been a great mom, yet a teacher for me. And dad too  ! They have similarities with my Papa&Mama. Which sometimes, I kind of like speaking to my natural parents when I speak to them. Becky and Eric are awesome too ! We do like picking on each other, which shows that there is no more boundaries between us, because we know each other too well.

I don't know, sometimes I hate myself too bad. Sometimes, such thing like Facebook or Twitter, inhibits me to enjoy my days here, like I have ever decided to deactivate my facebook for a while starting at the beginning of April till I got home. But, it's going to be hard, since my natural parents are in facebook to know how am I doing here. I hate myself for being a procrastinator. Like making a presentation, I know that it could be done by less than one hour, but, I just put it off, and decided to watch How I Met Your Mother in the living room with Becky and Eric. Then on the next day, when my presentation is due, I just kill my time and work on my injury time, which is NEVER BEEN GOOD. The good thing, I still got A in my presentation and successfully presented in front of the class.

Ah, the bell will ring in couple minutes ! I'll keep posting soon :D

Minggu, 01 April 2012

Second Newsletter from Marengo, Illinois !

Hai semuanya ! Ini newsletter aku yang kedua dari Marengo, Illinois. Terhitung sejak bulan Januari lalu, aku akhirnya placed di Brosch Family ! Brosch family terdiri dari Dad ( Bill Brosch ), Mom ( Betsy Brosch ), Becky brosch, yang kebetulan sebaya denganku, dan Eric Brosch yang masih freshmen di High School. Mom juga Assisted Study Hall teacher di sekolahku, jadi sebelum aku tinggal di keluarga ini, Aku udah kenalan sama Mom dan Becky.

Dad, Mom dan Eric. Eric yang baru aja dapat chess certificate dari Mr. Czerwin

Aku dan Becky di Chinatown, Chicago.

Awal tahun 2012 ini, bisa dibilang, The moments i valued a lot of things. Bulan Februari yang lalu, aku sekeluarga diundang oleh PERMIAS Chicago untuk menghadiri acara Indonesian Cultural Night di University of Chicago. Tentunya, aku senang, disamping kangen masakan Indonesia, kita juga berkesempatan bertemu dengan Pak Dino Patti Djalal dan beberapa orang penting lainnya ! Acaranya bagus, banyak menampilkan tarian dan nyanyian Indonesia, selain itu beberapa penampilan ada yang dibawakan oleh mahasiswa asing juga. Jadi, yang hadir dalam acara itu bukan hanya orang orang Indonesia aja, tapi juga mahasiswa/i internasional dan masyarakat sekitar Chicago.

Meet and greet with Pak Dino Patti Djalal ( Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat )

Selain itu, bulan Maret, aku menghadiri acara HOSA ( Health Occupations Student of America ) State Leadership Conference di Decatur, Illinois. Basically, acara ini adalah semacam simposium dan lomba lomba yang beruhubungan dengan Healthcare field. Alhamdulillah, dari semua lomba yang aku pilih, aku lolos ke tahap final. Conference ini bener bener menambah wawasan aku tentang healthcare field, gimana cara memberi vaksin, mengukur tekanan darah, memberi CPR ( Cardio Pulmonary Rescutation ) dan First Aid. Walaupun aku kalah di bagian lomba CPR dan First Aid, aku belajar banyak dari pengalaman ini.

We got top 10 for Medical Reading Competition !

Group Picture dengan Marengo Community High School delegates dan Mrs Shanks.

Sayangnya, bulan Maret adalah akhir dari basketball season dan awal dari Girl's soccer season. Aku bikin video tentang teman teman basketball ! Dan, semua orang suka dengan video yang aku buat, banyak yang nangis terharu, mulai dari coach Rode, temen temen, bahkan orang tua juga. I'm so proud to be the manager, walaupun aku gak main. Di sisi lain, aku memulai latihan Soccer hampir setiap hari, setelah pulang sekolah, dari hari senin sampai hari minggu. Jujur, aku memang suka bola, tapi aku bener bener mulai dari nol untuk bisa bermain bola selayaknya. Aku masuk tim Junior Varsity, walaupun aku senior, yang biasanya mereka ditempatin di Varsity, itu gak menjadi beban buat aku, karena aku disini kan untuk belajar dan bisa bermain. Alhamdulillah, semakin hari kemampuanku improved, dan bisa dimainkan di awal awal pertandingan ( starter ).

Girl's Basketball Banquet dan Conference Champhion Trophy.

Before Soccer game against Harvard High School

Untuk Spring Break'12, aku sekeluarga pergi ke downtown Chicago untuk mengunjungi tempat yang belum aku kunjungi sebelumnya. Kali ini, kita pergi ke Wilis Tower yang merupakan gedung tertinggi di Amerika Serikat dan Chinatown. Lalu, hari berikutnya, kita pergi ke Chicago Zoological Society, yang lebih beken dengan nama " Brookfield Zoo ". Waktu kita memasuki gerbang Kebun Binatang, ada semacam patung singa, dan menurut Mom dan Dad, semua anak anaknya harus foto di patung singa itu. Langsung aku disuruh naikin patungnya dan berpose ! Hehehehe.

Tinggi aku dibandingin dengan tinggi Beruang Grizzly di Brookfield Zoo

Foto ini diambil dari Skydeck di lantai tertinggi di Wilis Tower. Lantainya dari Kaca, dan bener bener bikin takut.


Rasanya, baru kemarin aku sampai di Chicago O'hare International Airport, dengan membawa amanat dari Keluarga, AFS Indonesia, Teman-teman, sebagai duta bangsa yang baik. Aku selalu ingat, gimana reaksi teman temanku waktu pertama kali kenalan sama aku, bagaimana perasaan aku ketika aku down karena homesick, dan karena aku pindah hostfamily dari permanent hostfamily. Dan sekarang, aku merasa benar benar jadi bagian dari Larson dan Brosch Family. Dad selalu memperkenalkan aku ke teman-temannya bukan cuman sebagai exchange student, tapi sebagai "daughter" juga. Teman teman dan guru guruku selalu bertanya padaku, " Kapan kamu pulang ? ", " Kamu bakalan kembali ke Marengo kan ? ", dan bahkan mereka selalu bilang, " Sekolah akan beda tanpa kamu, Mith ". Ini benar benar menguatkan keinginan aku untuk mengunjungi mereka. Kareng mereka udah memberi pengalaman yang berharga, aku belajar banyak dari keluarga, teman teman dan komunitas di sekitarku, dan selalu berterimakasih pada mereka semua.


Cowboy Night for Girl's Basketball Game.

Bowling untuk pertama kalinya waktu acara AFS Northern Illinois presentation night.

Sekian newsletter dari aku, from The Land of Lincoln, Illinois ! Hari hariku di Amerika bisa dibilang sudah tidak banyak lagi, So, I have to live to the fullest and make it count !


- Indira Laksmitha Yasmine. Marengo, Illinois


Minggu, 25 Maret 2012

Maple Syrup Festival

Jadi beberapa hari yang lalu, aku, Dad&Mom pergi ke Maple Syrup Festival di deket rumah. Sebenernya, Winter kemarin biasanya ada Maple Candy making Festival, tapi karena winter tahun ini gak " winter banget ", saljunya juga gak tebel tebel banget, jadinya warga-warga Marengo gak bikin acara itu, karena bikin Maple Candy itu langsung diatas Salju bikinnya. Nah loh, bingung kan, aku juga bingung ngejelasinnya gimana :p

Anyway, Maple Syrup Festival ini cukup menarik buat aku, karena aku penggemar Maple Syrup, although it contains a lot of calorie. Festival ini, dibagi jadi 3 station, station 1, basically semacam pengenalan tentang sejarah pembuatan Maple Syrup.

Granny-granny ini ceritanya jadi penduduk abad 18, karena maple syrup mulai populer dibuat pada abad ke 18.
Anak kecil ini ceritanya meragain cara ngebawa " Maple Sap " atau getah dari pohon maplenya. Beratnya bisa nyampe 20 lbs loh untuk ngebawa getahnya, karna getahnya ditampung di semacam tembaga basket gitu.

Station kedua, kita dikasih tau gimana cara ngambil getah dari pohon maplenya. Oh iya sebelumnya, kita dikasih quiz gimana caranya ngebedain pohon maple dan pohon pohon lainnya. Which is, menurut aku semua pohon itu sama aja, hehehe.
Mas mas ini ngasih tau jenis screw yang dipake untuk ngambil Maple Sapnya
Ini Mom, yang terlihat cukup excited ( atau nervous ) nyobain nge-screw maple bark-nya.
First time screw for Maple Sap !
Ini dia getah dari maple tree ! keliatan kayak Air biasa aja kan ? Tapi sebenernya itu mengandung 3% sugar loh.

Nah, station ke 3 adalah Maple House. Semua maple sap yang ditampung di basket2 ini dibawa ke Maple House untuk diolah jadi The Real Maple Syrup !
Tampak interior dari Maple House. Banyak asap yang ngebul

Semua maple yang ditampung di dalam gallons atau basket dituangin kesini, dan dievaporate-in, supaya mengental dan warnanya bisa jadi kecoklatan. Jadi, kita dikasih tau, Pure Maple Syrup doesn't contain any preservatives. Dan untuk bikin 1 botol setara sama Kecap ABC, diperluin sampe 40 basket of Maple Sap ! Makanya mahal banget harga Pure Maple Syrup, dan juga lebih berkualitas karena sama sekali gak ada preservatives.
Jujur, mataku langsung melotot karena ada maple syrup sample ini ! I was totally excited to try this pure maple syrup !
Look how thick it is ! Rasanya enaaaak banget, dan lebih flavorous dibandingin sama Maple Syrup yang dijual di toko toko.

Overall, thanks to Mom and Dad, this is another experience to see something different. Keep in touch with the next posts :D

Minggu, 11 Maret 2012

At a glance, Woodfield Mall

Hampir semua orang pasti komentar gini ke aku, " Enak ya mith, di Amerika belanja mulu ", " Barang barang di Amerika pasti branded branded ya mith ", " Di deket rumah kamu pasti banyak Mall ".

Bisa dibilang, kalau mau ke "Mall" yang beneran, aku harus minta dianterin ke kota lain yang bisa makan waktu 30 menit. Maklum, di Amerika, Ekspansi Mall-nya gak heboh heboh banget kayak di Indonesia. At least, di deket rumahku ( sekitar 10 menit-an ) ada semacam tempat buat shopping yang biasa dinamain COMMONS. Basically, itu semacam toko toko retail. Commons yang paling deket sama rumahku, letaknya di Algonquin, jadi namanya " Algonquin Commons "

Kalo di commons, harganya masih affordable, dan terkadang suka ada SALE ! Jadi aku lebih prefer buat belanja di Commons.

Anw, beberapa waktu yang lalu aku ke Mall di Schaumburg yang namanya " Woodfield Mall ", sekitar 45 menit driving dari Marengo. Woodfield ini used to be the biggest Mall in America, sebelum mereka mulai ngebangun Mall of America di Minneapolis, Minnesota. Bisa dibilang, Woodfield ini kayak "komplek", banyak gedung gedung yang terpisah, bahkan ada IKEA dan Universitas di dalam kompleknya !

Berhubung lupa bawa kamera, jadi foto foto berikutnya aku capture dari iPod aku. So, sorry for the inconvinience :)

Salah satu Cafe yang paling ramai di Woodfield

Jadi inget, dulu setiap ada diskon gede gedean di Crocs, orang orang yang ngantri kayak mau nerima BLT aja. Tapi harus aku akuin, disini Crocs gak seheboh kayak di Indonesia, dan hebohnya sekitar 5 tahun yang lalu.

Teteuuupp ya ke Apple Store, kebetulan waktu aku pas kesana, iPhone 4S lagi booming banget.

Souvenir store

My favorite Clothing Line, dan katanya bakalan ada di Indonesia this summer ! Wo-hooo

Hal yang menarik dari sistem perpajakan disini, biasanya kalau kita beli makanan di Fast Food outlet, harganya pasti sama dan semuanya dikenain PPN 10%. Nah, kalau disini, tergantung sama Tax di wilayahnya masing masing. Semakin metropolitan tempatnya, semakin tinggi tax-nya. Contohnya Vanilla Ice Cream Cone yang aku beli di Woodfield Mall, kaget banget tiba tiba dimintain $2.15 sama mbak mbak kasir, dan aku mikir, " Hmm mungkin Ice Creamnya beda kali yah ", eh gak taunya ukurannya sama aja ! Sementara Vanilla Ice Cream Cone di McD-nya Marengo aja cuman 50 cent.

Sekilas tentang Mall di Amerika, still sorry for the inconvinience of the pictures !

Kamis, 01 Maret 2012

Village vs City

Ada satu hal yang agak "bizzare" disini, yaitu perbedaan antara Village dan City. Pastinya kalau yang terbesit di otak kita tentang "village" itu yang ndeso, terpencil, populasinya gak banyak dan toko toko itu nyaris gak ada.

Eh, jangan salah lho....

Sekitar 45 menit dari kota-ku, Marengo, ada semacam daerah yang namanya Schaumburg, dan lebih tepatnya di sekitar Chicago suburbs. Tapi, Schaumburg ini bukan kota, melainkan DESA. Yak It's a Village of Schaumburg !

Schaumburg salah satu tempat yang paling developed di Chicago suburbs. Ada sekitar 75,000 penduduk, punya Mall ke-2 terbesar di Amerika yang namanya Woodfield Mall, dan banyak universitas, kantor, dan pokoknya jauh deh dari "Village" mainstream. Anw, secara geografis, ini daerah pusatnya Schaumburg.

Jauuuuuuuuuuhhhh banget kan dari kata "village" ? Hahaha I was sooo surprised when I saw the water tower written, " The Village of Schaumburg ". Kata Hostmom aku, di Amerika, perbedaan antara Village sama City itu tergantung dari susunan governmentnya, misalkan kalo Village itu milih "lurah" nya ya langsung ditunjuk gitu, tapi kalo City, mayornya dipilih pake ballot ( ada pemilu-nya ).

Nah sementara itu, ini Kotaku. Marengo, dengan penduduk hanya 7,642 orang, mengklaim dirinya " CITY ".

Lumayan sepi kan ? Hehe, padahal itu di "main street"nya Marengo lho. Tapi kebetulan juga aku motretnya pas hari Minggu, jadi mayoritas warga Marengo prefer buat stay at home.

Overall, I'm grateful placed in Marengo ! Walaupun penduduknya less than 10,000, kita semua jadi kenal satu sama lain ! Setiap ada event tertentu, pasti aku ketemu temen sekolah atau orang tua dari temenku. Nah, karena aku satu satunya anak Exchange Student, orang orang pasti gampang banget nge-recognize muka aku, dan terkadang dari situ, bisa kenalan sama temen baru :)

Bye all ! Have a nice sunday !

Senin, 27 Februari 2012

Growing from Coccon

Dear Bloggy,
This is Mitha, oh I mean, the "blooming" Mitha typing to this blog. Today is the day, I have to start count the days left. Today is the day I have to value all of my days here, and reflects how I grateful I am. I'm thankful of what God given to me. Family and friends are great example how I don't want to leave them. Family builds a trust and secure to myself. They introduce a lot of new things to me. They got our back when we're troubled, eventhough we're not related biologically. Friends, introduce a social life, build peer understand, not just stereotypes.

Value is not how people give us a lot of pricy trust. Value is about accepting everything by saying grace to our God.

Life is never can be controlled. Life is always going through. Minutes, seconds, depends on how we treat life.


Kamis, 23 Februari 2012

Innalillahi............

Jadi, semalem aku dapet kabar kalo kakaknya temenku kecelakaan gara gara Car Crash. Temenku ini termasuknya salah satu temen baikku. Rasanya lemes aja, walaupun aku gak kenal sama kakaknya, tetep aja aku ngerasain hal yang sama kayak temenku.

Berita kecelakaannya tersebar se-McHenry County, dan aku baru tahu, ternyata pacar kakaknya temenku meninggal di tempat, gara2 gak pake seat belt dan Airbagnya rusak. Menurut Northwest Herald, badan pacar kakaknya temenku kepental keluar mobil jeepnya.

Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Allah SWT, dan selalu selamat dalam setiap perjalanan. Amiiiiiiin

I love you, Molly, Get well soon, Zach :)